Berita Bola

Inter Milan adalah Mesin Pencetak Gol di Seri A

Judi Online – Sejak ditangani Antonio Conte musim ini, Inter Milan memiliki satu identitas anyar. Nerazzurri kini menjadi mesin pencetak gol di Serie A. Tak satu pun pertandingan mereka lalui tanpa membobol gawang lawan.

Inter Milan menjamu Hellas Verona pada pekan ke-12 Serie A 2019/20, Minggu (10/11/2019). Inter menang 2-1.

Verona sejatinya unggul terlebih dahulu melalui penalti Valerio Verre di menit 19. Namun, Inter berbalik menang lewat gol-gol Matias Vecino menit 65 dan Nicolo Barella menit 83.

Inter sukses mencatatkan sebuah prestasi istimewa. Di Serie A musim ini, Nerazzurri selalu mencetak gol di tiap laga dalam 12 laga pertama mereka.

Agen Casino – Sepanjang sejarah, ini baru kedua kalinya Inter mencetak gol di tiap laga dalam 12 pekan pembuka suatu musim kompetisi Serie A.

12 Laga Pertama Inter di Serie A 2019/20
27-08-2019 Inter 4-0 Lecce
02-09-2019 Cagliari 1-2 Inter
15-09-2019 Inter 1-0 Udinese
22-09-2019 Milan 0-2 Inter
26-09-2019 Inter 1-0 Lazio
28-09-2019 Sampdoria 1-3 Inter
07-10-2019 Inter 1-2 Juventus
20-10-2019 Sassuolo 3-4 Inter
26-10-2019 Inter 2-2 Parma
30-10-2019 Brescia 1-2 Inter
03-11-2019 Bologna 1-2 Inter
10-11-2019 Inter 2-1 Verona.

Sebelum ini, Inter baru pernah melakukannya pada musim 1997/98, ketika dilatih Luigi Simoni dan diperkuat Il Fenomeno Ronaldo.

Musim itu, Inter juga selalu mencetak gol di tiap laga dalam 12 pekan pembuka. Streak itu terhenti ketika kalah 0-1 melawan tuan rumah Udinese pada pekan ke-13.

12 Laga pertama Inter di Serie A 1997/98:

31-08-1997 Inter 2-1 Brescia
14-09-1997 Bologna 2-4 Inter
21-09-1997 Inter 3-2 Fiorentina
27-09-1997 Lecce 1-5 Inter
05-10-1997 Inter 1-1 Lazio
18-10-1997 Napoli 0-2 Inter
01-11-1997 Inter 1-0 Parma
09-11-1997 Atalanta 1-2 Inter
22-11-1997 Inter 2-2 Milan
30-11-1997 Vicenza 1-3 Inter
06-12-1997 Sampdoria 1-1 Inter
14-12-1997 Inter 3-0 Roma.

Musim itu, Inter finis peringkat 2 dengan 69 poin, terpaut lima poin dari Juventus yang meraih Scudetto ke-25. Ronaldo menutup musim dengan 25 gol Serie A, kalah dua gol dari Olivier Bierhoff yang mencetak 27 gol untuk Udinese dan meraih gelar Capocannoniere.

About unmilagroparaagustin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *